Fakta Unik Sungai Musi

Fakta Unik Sungai Musi

kapal-pesiar

Sungai musi merupakan sungai terpanjang di pulau Sumatera, sungai Musi termasuk dalam Batanghari Sembilan atau Sembilan Sungai besar. Yang termasuk dalam Batanghari Sembilan yaitu Sungai Komering, Sungai Rawas, Sungai Leko, Sungai Lakitan, Sungai Kelingi, Sungai Lematang, Sungai Semangus, Sungai Ogan dan juga Sungai Musi.

Diperkirakan nama sungai Musi berasal dari Bajak Laut asal Cina yang berlayar ke Selat Bangka dan takjub akan kesuburan dari daerah Palembang, karena belum terdapat di peta sang captain memberikan nama pada sungai ini daerah yang mereka lihat subur membuat kapten kapal tersebut memberikan nama Mu CI yang berarti ayam betina. Pemberian nama Mu Ci karena ayam betina melambangkan kesuburan, kesetiaan dan keberanian dengan seiring berjalannya waktu nama Mu Ci berubah Nama Menjadi Musi hingga sekarang ini.

Sungai dengan panjang 750 km ini juga membuat kota Palembang terbelah menjadi 2 yakni seberang ulu dan seberang ilir. Sumber mata air sungai musi asalnya dari Kepahiang, Bengkulu.

Dahulu sungai musi ini memiliki 108 sungai sehingga membuat orang eropa menjuluki sungai musi sebagai THE VENICE FROM EAST tetapi sekarang ini banyak aliran sungai musi yang sudah menghilang karena pendangkalan sungai yang semakin parah. Lahan seluas 3 juta HA di Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi dianggap kritis akibat maraknya penebangan liar. Kondisi ini dapat memicu banjir bandang dan tanah longsong.

DAS Musi secara geografis terletak pada 103° 34’ 12 “ – 105°  0’ 36” BT dan 02° 58’ 12”  –  04° 59’ 24” LS dengan luas 7.760.222, 86 Ha.  Secara administrasi DAS Musi termasuk pada 4 (empat) provinsi yaitu Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi dan Lampung. Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan yang masuk ke dalam DAS Musi meliputi 17 (tujuh belas) Kabupaten/Kota atau seluruh Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Sumatera Selatan. Kabupaten di Provinsi Bengkulu yang masuk pada DAS Musi meliputi Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang, sedangkan Kabupaten di Provinsi Jambi yang masuk pada DAS Musi meliputi Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Batanghari, dan Kabupaten Muaro Jambi. Dan kabupaten di Provinsi Lampung Barat yang masuk pada DAS Musi meliputi Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Way Kanan.

DAS Musi terbagi ke dalam 22 Sub DAS, yaitu Sub DAS Banyuasin, Sub DAS Batang Pelidang, Sub DAS Batanghari Leko, Sub DAS Baung, Sub DAS Bungin, Sub DAS Calik, Sub DAS Deras, Sub DAS Kelingi, Sub DAS Kikim, Sub DAS Komering, Sub DAS Lakitan, Sub DAS Lalan, Sub DAS Lematang, Sub DAS Macan, Sub DAS Medak, Sub DAS Musi Hilir, Sub DAS Musi Hulu, Sub DAS Ogan, Sub DAS Rawas, Sub DAS Soleh, Sub DAS Semangus dan Sub DAS Sugihan.

**Mitos:

Selain itu ada kisah hantu yang melegenda di Sungai Musi yakni Hantu Banyu, bagi anda orang Palembang pasti tidak asing dengan hantu banyu. Hantu yang dipercaya memiliki bentuk seperti manusia dengan rambut berlendir dengan menggunakan lender tersebut ia membuat orang yang dipinggir sungai terpeleset sedangkan di dalam air ia sudah menunggu. Setiap tahun pasti ada saja orang yang tenggelam di sungai musi mulai dari terpeleset tenggelam ataupun hanyut. Selain hantu banyu legenda mistis lain adalah Ikan Tapa Tembago yang memiliki bentuk mirip dengan naga. Ikan Tapa beberapa kali menampakkan dirinya dan dipercaya terus bersemayam di dasar sungai musi.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>